Kehadapan insan yg kurindui ,
Tiada kata dapat diungkap untuk menggambarkan kerinduan ku padamu. Diriku hampir jatuh sakit oleh sebab menahan kerinduan ini. Hampir saja aku berputus asa terhadap keyakinan ku terhadapmu.Benar,aku menyintaimu,dan aku tidak dapat menerima hakikat yg kita sudah benar-benar berpisah.Saban malamku diiringi tangisan.Saban hariku kelesuan.Saban waktu aku mengharapkan kau kembali ke sisiku seperti waktu-waktu indah yg pernah kita lalui dahulu.Aku tidak pernah dapat melupakan semua itu.Aku mendambakanmu setiap waktu hingga aku selalu ketemumu dalam mimpi-mimipiku.Kini,aku susut berat badan beberapa kilo,aku tiada selera,hidupku buntu dan pilu,seringkali aku ingin membencimu,tapi;semakin aku cuba melupakanmu,semakin engkau dekat dihatiku,lebih dekat dari urat nadiku.Panggilanku yg terakhir telah aku lakukan pada khamis yg lalu buat kali akhir mendengar suaramu.Sungguh , aku amat pilu mendengar darimu.Namun , aku redha.
Kehadapan insan yg kukasihi ,
Aku menyintaimu dan aku menginginimu,ku bicarakan pada ibuku,ku luahkan segala kerinduan ku terhadapmu dihadapan ibu.Hampir saja aku tewas untuk membendung air mataku.Namun ku kuatkan hati kerna tidak mahu ibu risau akan diriku.Ibuku memahamiku,dan dia dengan penuh kasih menasihati dan mendorongiku untuk lebih tabah.Di saat-saat seperti itu,ku rasakan amat bertuah memiliki ibu yg amat memahami dan menyayangiku.Syukur ku panjatkan ke hadrat Ilahi.Cadangan ibu ku terima.Lalu aku meyakinkan diri mengarang warkah ini buatmu.Aku mahu jujur terhadap diriku.Dirimu adalah lelaki pertama yg berjaya menguasai jiwa dan ragaku.Sehingga aku melalaikan ketetapan Tuhanku.Aku langsung lupa akan tanggungjawabku setiap kali aku bersamamu.Aku banyak bersalah.Terutama sekali aku turut mendorongmu.
Kehadapan insan yg kusayangi ,
Surat-suratmu sering ku tatapi dan tangisi,cincinmu sering terhias di jari manisku,patung kejayaan sempena hari jadiku seringkali mengganti bantal pelukku saban malam,sungguh;andai diri ini diberi peluang,ingin sekali aku menjadi suri hidupmu.Hatiku telah tertutup.Hanya mahukan dirimu.Aku menyintaimu.Dan cinta itu memakan diriku.Aku tewas dengan dugaan ini.Sungguh , berhari-hari aku berkurung dalam kamarku , sejak mula aku bercuti hingga ke hari aku menulis warkah ini.
Kehadapan insan yg kucintai ,
Aku bersyukur kerana aku pernah merasa indahnya bercinta denganmu.Aku menyintaimu.Namun,aku juga merasa teramat rugi kerana aku telah hilang nikmatnya percintaaan selepas perkahwinan dalam agamaku , yg tertib menjaga segala adab dan santun.Sekali lagi aku bersyukur kerna hari ini aku telah di beri hidayah oleh Tuhanku;dan inilah yg ku tunggu-tunggu.Bercinta dengan pemilik sebenar hati ini.Tidak mungkin aku akan mengabaikan hidayah yg mungkin kalau aku tinggalkan, entah bila aku akan dapat ketemu hidayah seperti ini lagi.Sikapmu yg dingin terhadapku juga menguatkan hatiku , bahawa kau benar-benar telah berubah.Aku bangga denganmu.Malah , ingin sekali aku menjadi sekentalmu agar dapat aku harungi hidupku pada hari yg mendatang dengan lebih tabah dan semangat.
Kehadapan insan yg kuhormati ,
Aku terlebih dahulu ingin mengucapkan terima kasih atas segala jasa dan hadiahmu kepadaku , aku pohon padamu agar kau halalkan segala makan minum dan tambangku , ku pohan ampun atas semua salah silapku ; dari segi tutur kata , perbuatan mahupun apa sahaja yg menyakiti hatimu.Aku juga memaafkan segala apa jua kesalahanmu terhadapku.Harap kita tiada hutang apa-apa.Seri.Kosong-kosong.Kali ini , sekali lagi aku memohon maaf kerna aku tidak bisa menepati janjiku.Aku telah menyerahkan hati ini kepada pemilik sebenar hati.Aku tidak dapat menunggumu;maafkan aku.Aku berterima kasih padamu kerana cintamu membawaku mengenali cintaNya.Lalu kini , aku menyerahkan diriku kepadaNya.Biarlah Dia yg menentukan jodohku.Dia yg lebih berhak keatasku;dan Dia Maha Mengetahui akan diriku.Tentulah pilihanNya yg cocok denganku.Dan alangkah bahagianya diriku andai aku kembali dipertemukan denganmu.Maha Suci Tuhan Yg Mentakdirkan segalanya.
Kehadapan insan yg kukagumi ,
Aku tahu kedudukanmu kini.Engkau tekad dengan azammu. Aku bertuah mengenalimu.Izinkan aku mengajakmu untuk sama-sama kembali memulangkan hati kepada pemilik sebenar hati.Cinta kepadaNya sangat indah dan amat mendamaikan.Malah, Dia sesunguhnya amat menyayangi kita melebihi kasihnya kita kepadaNya.Selangkah kita menujuNya;seribu langkah Dia menghampiri kita.
Dan tidaklah Aku jadikan jin dan manusia melainkan untuk mengabdikan diri kepadaKu.
Al-Zariat 51 : ayat 56
Islam itu juga telah menetapkan cara yg halal bagi menjalinkan hubungan.Setelah akad nikah dan terijab kabulnya dua insan maka hadirlah cinta sejati atas dasar ketaqwaan pada Ilahi.Cinta ini takkan pernah wujud tanpa ikatan suci ini.Tiada hubungan antara lelaki dan wanita yg termaktub dan halal di sisiNya melainkan hubungan suami isteri.
Dan kahwinkanlah org-org yg sendirian di antara kamu , dan org-org yg layak berkahwin dari hamba sahayamu yg lelaki dan hamba sahayamu yg perempuan…….Dan org-org yg tidak mampu kahwin hendaklah menjaga kesucian dirinya , sehingga Allah memampukan mereka dgn kurnia-Nya
Al-Nur 24 : ayat 32 & 33
Marilah kita sama-sama membersih diri dan meraih cintaNya yg lebih utama.Mudah-mudahan pintu rahmat dan ampunanNya masih terbuka bagi kita.(ini lebih ku ingatkan kepada diriku sendiri)
Ya Tuhan kami , kami telah menganiayai diri kami sendiri , dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami , nescaya pastilah kami termasuk org-org yg rugi
Al-a’raf 7 : ayat 23
Tika ini , tiadalah lain yg menjadi sumber rujukanku selain dariNya melalui kitab yg penuh barakah … al-Quran. Kitab ini menjadi sumber kekuatanku..di kala aku pilu mengenangmu aku sering menjadikan kitab ini pendamai jiwaku yg resah. Ayat-ayatnya bisa menjadi penawar yg paling mujarab buatku.Sesungguhnya aku tidak sekentalmu.
Dan kami turunkan dari al-Quran suatu yg menjadi penawar dan rahmat bagi org-org yg beriman dan al-Quran itu tidaklah menambah kepada org-org yg zalim selain kerugian
Al-Isra’ 17 : ayat 82
Terlalu payah untukku usir dirimu yg telah sebati dalam jiwaku.Aku lemah tidak berdaya.Hanya kepadaNya aku berdoa dan berharap ; agar hati ini kuat menghadapi dugaan ini.
Wahai Tuhan yg berkuasa membalik-balikkan hati , tetapkanlah hatiku di atas agamamu
Aku berharap kau mendapat apa yg di hajati dalam hidupmu.Mudah-mudahan bahagialah dikau dunia dan akhirat.Ku doakanmu agar ketemu dgn seorg wanita solehah yg apabila kau pandang akan menjadi sejuk matamu , tiada jemu menatap hening wajahnya , menjaga kehormatannya serta aib suaminya, yg akan mendidik anak-anakmu dan paling penting menjadi kecintaanmu dunia dan akhirat.
Sabda Nabi,
Sebaik-baik isteri adalah jika kamu memandangnya membuat hatimu
senang, jika kamu perintah dia mentaatimu, dan jika kamu tinggal maka dia akan menjaga untukmu harta dan dirinya.
Dan aku pohon jua padaNya agar dipermudahkan aku untuk menghadapi semua ini.Sekali lagi , izinkan aku simpan semua kenangan yg pernah kita cipta bersama , kerna tidak mungkin dapat kupadamkan dari ingatanku ini.Dan izinkan aku menyintaimu sebagai cinta seorang saudara muslim kepada muslim yg lain.Berikan aku peluang untuk membantumu di kala kau kesempitan dan keseorangan , andai dapat aku bantu.Janganlah tali silaturrahim ini menjadi putus kerana kebencian.Tapi biarlah kita bertemu dan berpisah keranaNya.Maafkan aku juga andai warkah ini mengganggumu.Aku harus jujur padamu dan pada diriku.Di akhir kalam ini , aku titipkan secebis kisah yg aku petik dari :
Ayat Ayat Cinta
Novel Pembangun Jiwa
Karya
Habiburrahman Saerozi
Alumnus Universitas Al Azhar, Cairo
Hayatilah novel ini kerna isinya akan menjadi penerang akal dan penawar hati
“Jika cinta keduanya tidak berlandaskan ketakwaan kepada Allah maka
keduanya bisa saling bermusuhan kelak di akhirat. Apalagi jika cinta keduanya
justru menyebabkan terjadinya perbuatan maksiat baik kecil maupun besar. Tentu
kelak mereka berdua akan bertengkar di akhirat. Seseorang yang sangat mencintai
kekasihnya sering melakukan apa saja demi kekasihnya. Tak peduli pada apa pun
juga. Terkadang juga tidak peduli pada pertimbangan dosa atau tidak dosa. Jika
yang dilakukan adalah dosa tentu akan menyebabkan keduanya akan bermusuhan
kelak di akhirat. Sebab mereka akan berseteru di hadapan pengadilan Allah Swt.
Inilah yang telah diperingatkan oleh Allah Swt dalam surat Az Zuhruf ayat 67:
‘Orang-orang yang akrab saling kasih mengasihi, pada hari itu sebagiannya
menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa.’
Isteriku, aku tak ingin kita yang sekarang ini saling menyayangi dan saling
mencintai kelak di akhirat justru menjadi musuh dan seteru. Aku ingin kelak di
akhirat kita tetap menjadi sepasang kekasih yang dimuliakan oleh Allah Swt. Aku
tak menginginkan yang lain kecuali itu isteriku. Hidup dan mati sudah ada
ajalnya. Allahlah yang menentukan bukan keluarga Noura juga bukan hakim
pengadilan itu. Jika memang kematianku ada di tiang gantungan itu bukan suatu
hal yang harus ditakutkan. Beribu-ribu sebab tapi kematian adalah satu yaitu
kematian. Yang membedakan rasanya seseorang mereguk kematian adalah
besarnya ridha Tuhan kepadanya. Isteriku, aku sangat mencintaimu. Aku tak ingin
kehilangan dirimu di dunia ini dan aku lebih tak ingin kehilangan dirimu di
akhirat nanti. Satu-satunya jalan yang harus kita tempuh agar kita tetap bersama
dan tidak kehilangan adalah bertakwa dengan sepenuh takwa kepada Allah Azza
Wa Jalla.”
Tiada kata dapat diungkap untuk menggambarkan kerinduan ku padamu. Diriku hampir jatuh sakit oleh sebab menahan kerinduan ini. Hampir saja aku berputus asa terhadap keyakinan ku terhadapmu.Benar,aku menyintaimu,dan aku tidak dapat menerima hakikat yg kita sudah benar-benar berpisah.Saban malamku diiringi tangisan.Saban hariku kelesuan.Saban waktu aku mengharapkan kau kembali ke sisiku seperti waktu-waktu indah yg pernah kita lalui dahulu.Aku tidak pernah dapat melupakan semua itu.Aku mendambakanmu setiap waktu hingga aku selalu ketemumu dalam mimpi-mimipiku.Kini,aku susut berat badan beberapa kilo,aku tiada selera,hidupku buntu dan pilu,seringkali aku ingin membencimu,tapi;semakin aku cuba melupakanmu,semakin engkau dekat dihatiku,lebih dekat dari urat nadiku.Panggilanku yg terakhir telah aku lakukan pada khamis yg lalu buat kali akhir mendengar suaramu.Sungguh , aku amat pilu mendengar darimu.Namun , aku redha.
Kehadapan insan yg kukasihi ,
Aku menyintaimu dan aku menginginimu,ku bicarakan pada ibuku,ku luahkan segala kerinduan ku terhadapmu dihadapan ibu.Hampir saja aku tewas untuk membendung air mataku.Namun ku kuatkan hati kerna tidak mahu ibu risau akan diriku.Ibuku memahamiku,dan dia dengan penuh kasih menasihati dan mendorongiku untuk lebih tabah.Di saat-saat seperti itu,ku rasakan amat bertuah memiliki ibu yg amat memahami dan menyayangiku.Syukur ku panjatkan ke hadrat Ilahi.Cadangan ibu ku terima.Lalu aku meyakinkan diri mengarang warkah ini buatmu.Aku mahu jujur terhadap diriku.Dirimu adalah lelaki pertama yg berjaya menguasai jiwa dan ragaku.Sehingga aku melalaikan ketetapan Tuhanku.Aku langsung lupa akan tanggungjawabku setiap kali aku bersamamu.Aku banyak bersalah.Terutama sekali aku turut mendorongmu.
Kehadapan insan yg kusayangi ,
Surat-suratmu sering ku tatapi dan tangisi,cincinmu sering terhias di jari manisku,patung kejayaan sempena hari jadiku seringkali mengganti bantal pelukku saban malam,sungguh;andai diri ini diberi peluang,ingin sekali aku menjadi suri hidupmu.Hatiku telah tertutup.Hanya mahukan dirimu.Aku menyintaimu.Dan cinta itu memakan diriku.Aku tewas dengan dugaan ini.Sungguh , berhari-hari aku berkurung dalam kamarku , sejak mula aku bercuti hingga ke hari aku menulis warkah ini.
Kehadapan insan yg kucintai ,
Aku bersyukur kerana aku pernah merasa indahnya bercinta denganmu.Aku menyintaimu.Namun,aku juga merasa teramat rugi kerana aku telah hilang nikmatnya percintaaan selepas perkahwinan dalam agamaku , yg tertib menjaga segala adab dan santun.Sekali lagi aku bersyukur kerna hari ini aku telah di beri hidayah oleh Tuhanku;dan inilah yg ku tunggu-tunggu.Bercinta dengan pemilik sebenar hati ini.Tidak mungkin aku akan mengabaikan hidayah yg mungkin kalau aku tinggalkan, entah bila aku akan dapat ketemu hidayah seperti ini lagi.Sikapmu yg dingin terhadapku juga menguatkan hatiku , bahawa kau benar-benar telah berubah.Aku bangga denganmu.Malah , ingin sekali aku menjadi sekentalmu agar dapat aku harungi hidupku pada hari yg mendatang dengan lebih tabah dan semangat.
Kehadapan insan yg kuhormati ,
Aku terlebih dahulu ingin mengucapkan terima kasih atas segala jasa dan hadiahmu kepadaku , aku pohon padamu agar kau halalkan segala makan minum dan tambangku , ku pohan ampun atas semua salah silapku ; dari segi tutur kata , perbuatan mahupun apa sahaja yg menyakiti hatimu.Aku juga memaafkan segala apa jua kesalahanmu terhadapku.Harap kita tiada hutang apa-apa.Seri.Kosong-kosong.Kali ini , sekali lagi aku memohon maaf kerna aku tidak bisa menepati janjiku.Aku telah menyerahkan hati ini kepada pemilik sebenar hati.Aku tidak dapat menunggumu;maafkan aku.Aku berterima kasih padamu kerana cintamu membawaku mengenali cintaNya.Lalu kini , aku menyerahkan diriku kepadaNya.Biarlah Dia yg menentukan jodohku.Dia yg lebih berhak keatasku;dan Dia Maha Mengetahui akan diriku.Tentulah pilihanNya yg cocok denganku.Dan alangkah bahagianya diriku andai aku kembali dipertemukan denganmu.Maha Suci Tuhan Yg Mentakdirkan segalanya.
Kehadapan insan yg kukagumi ,
Aku tahu kedudukanmu kini.Engkau tekad dengan azammu. Aku bertuah mengenalimu.Izinkan aku mengajakmu untuk sama-sama kembali memulangkan hati kepada pemilik sebenar hati.Cinta kepadaNya sangat indah dan amat mendamaikan.Malah, Dia sesunguhnya amat menyayangi kita melebihi kasihnya kita kepadaNya.Selangkah kita menujuNya;seribu langkah Dia menghampiri kita.
Dan tidaklah Aku jadikan jin dan manusia melainkan untuk mengabdikan diri kepadaKu.
Al-Zariat 51 : ayat 56
Islam itu juga telah menetapkan cara yg halal bagi menjalinkan hubungan.Setelah akad nikah dan terijab kabulnya dua insan maka hadirlah cinta sejati atas dasar ketaqwaan pada Ilahi.Cinta ini takkan pernah wujud tanpa ikatan suci ini.Tiada hubungan antara lelaki dan wanita yg termaktub dan halal di sisiNya melainkan hubungan suami isteri.
Dan kahwinkanlah org-org yg sendirian di antara kamu , dan org-org yg layak berkahwin dari hamba sahayamu yg lelaki dan hamba sahayamu yg perempuan…….Dan org-org yg tidak mampu kahwin hendaklah menjaga kesucian dirinya , sehingga Allah memampukan mereka dgn kurnia-Nya
Al-Nur 24 : ayat 32 & 33
Marilah kita sama-sama membersih diri dan meraih cintaNya yg lebih utama.Mudah-mudahan pintu rahmat dan ampunanNya masih terbuka bagi kita.(ini lebih ku ingatkan kepada diriku sendiri)
Ya Tuhan kami , kami telah menganiayai diri kami sendiri , dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami , nescaya pastilah kami termasuk org-org yg rugi
Al-a’raf 7 : ayat 23
Tika ini , tiadalah lain yg menjadi sumber rujukanku selain dariNya melalui kitab yg penuh barakah … al-Quran. Kitab ini menjadi sumber kekuatanku..di kala aku pilu mengenangmu aku sering menjadikan kitab ini pendamai jiwaku yg resah. Ayat-ayatnya bisa menjadi penawar yg paling mujarab buatku.Sesungguhnya aku tidak sekentalmu.
Dan kami turunkan dari al-Quran suatu yg menjadi penawar dan rahmat bagi org-org yg beriman dan al-Quran itu tidaklah menambah kepada org-org yg zalim selain kerugian
Al-Isra’ 17 : ayat 82
Terlalu payah untukku usir dirimu yg telah sebati dalam jiwaku.Aku lemah tidak berdaya.Hanya kepadaNya aku berdoa dan berharap ; agar hati ini kuat menghadapi dugaan ini.
Wahai Tuhan yg berkuasa membalik-balikkan hati , tetapkanlah hatiku di atas agamamu
Aku berharap kau mendapat apa yg di hajati dalam hidupmu.Mudah-mudahan bahagialah dikau dunia dan akhirat.Ku doakanmu agar ketemu dgn seorg wanita solehah yg apabila kau pandang akan menjadi sejuk matamu , tiada jemu menatap hening wajahnya , menjaga kehormatannya serta aib suaminya, yg akan mendidik anak-anakmu dan paling penting menjadi kecintaanmu dunia dan akhirat.
Sabda Nabi,
Sebaik-baik isteri adalah jika kamu memandangnya membuat hatimu
senang, jika kamu perintah dia mentaatimu, dan jika kamu tinggal maka dia akan menjaga untukmu harta dan dirinya.
Dan aku pohon jua padaNya agar dipermudahkan aku untuk menghadapi semua ini.Sekali lagi , izinkan aku simpan semua kenangan yg pernah kita cipta bersama , kerna tidak mungkin dapat kupadamkan dari ingatanku ini.Dan izinkan aku menyintaimu sebagai cinta seorang saudara muslim kepada muslim yg lain.Berikan aku peluang untuk membantumu di kala kau kesempitan dan keseorangan , andai dapat aku bantu.Janganlah tali silaturrahim ini menjadi putus kerana kebencian.Tapi biarlah kita bertemu dan berpisah keranaNya.Maafkan aku juga andai warkah ini mengganggumu.Aku harus jujur padamu dan pada diriku.Di akhir kalam ini , aku titipkan secebis kisah yg aku petik dari :
Ayat Ayat Cinta
Novel Pembangun Jiwa
Karya
Habiburrahman Saerozi
Alumnus Universitas Al Azhar, Cairo
Hayatilah novel ini kerna isinya akan menjadi penerang akal dan penawar hati
“Jika cinta keduanya tidak berlandaskan ketakwaan kepada Allah maka
keduanya bisa saling bermusuhan kelak di akhirat. Apalagi jika cinta keduanya
justru menyebabkan terjadinya perbuatan maksiat baik kecil maupun besar. Tentu
kelak mereka berdua akan bertengkar di akhirat. Seseorang yang sangat mencintai
kekasihnya sering melakukan apa saja demi kekasihnya. Tak peduli pada apa pun
juga. Terkadang juga tidak peduli pada pertimbangan dosa atau tidak dosa. Jika
yang dilakukan adalah dosa tentu akan menyebabkan keduanya akan bermusuhan
kelak di akhirat. Sebab mereka akan berseteru di hadapan pengadilan Allah Swt.
Inilah yang telah diperingatkan oleh Allah Swt dalam surat Az Zuhruf ayat 67:
‘Orang-orang yang akrab saling kasih mengasihi, pada hari itu sebagiannya
menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa.’
Isteriku, aku tak ingin kita yang sekarang ini saling menyayangi dan saling
mencintai kelak di akhirat justru menjadi musuh dan seteru. Aku ingin kelak di
akhirat kita tetap menjadi sepasang kekasih yang dimuliakan oleh Allah Swt. Aku
tak menginginkan yang lain kecuali itu isteriku. Hidup dan mati sudah ada
ajalnya. Allahlah yang menentukan bukan keluarga Noura juga bukan hakim
pengadilan itu. Jika memang kematianku ada di tiang gantungan itu bukan suatu
hal yang harus ditakutkan. Beribu-ribu sebab tapi kematian adalah satu yaitu
kematian. Yang membedakan rasanya seseorang mereguk kematian adalah
besarnya ridha Tuhan kepadanya. Isteriku, aku sangat mencintaimu. Aku tak ingin
kehilangan dirimu di dunia ini dan aku lebih tak ingin kehilangan dirimu di
akhirat nanti. Satu-satunya jalan yang harus kita tempuh agar kita tetap bersama
dan tidak kehilangan adalah bertakwa dengan sepenuh takwa kepada Allah Azza
Wa Jalla.”
Comments
Post a Comment